Brisbane – Kekacauan terjadi dalam penerbangan AirAsia dari Sydney ke Kuala lumpur. Di tengah penerbangan, tekanan kabin menghilang yang membuat pilot memutuskan mendarat darurat. Dilansir dari news.com.au, Senin (9/2/2026) insiden ini terjadi dalam Flight D7221 yang sedang menuju Kuala Lumpur pada hari Minggu (8/2). Pesawat terpaksa melakukan putar balik tajam ke ke Brisbane tak lama setelah terbang selama dua jam, karena kehilangan tekanan kabin.
Saat itu, pesawat membawa 142 penumpang dan 11 awak di dalamnya. Menurut Flight Radar, pesawat mulai mengeluarkan kode ‘squawk 7700’, sebuah kode internasional untuk keadaan darurat, sebelum dialihkan ke bandara terdekat.
Juru bicara AirAsia X mengatakan pilot terpaksa melakukan pengalihan pencegahan ini demi keselamatan. Mereka mengkonfirmasi pendaratan tersebut disebabkan oleh kehilangan tekanan kabin tak lama setelah lepas landas.
“Meskipun tekanan kabin tetap pada tingkat yang aman, kapten memilih untuk melakukan pengalihan penerbangan sebagai tindakan pencegahan ke Bandara Brisbane, sesuai dengan prosedur keselamatan operasional yang telah ditetapkan,” kata maskapai.
“Pesawat akan menjalani pemeriksaan teknik terperinci sesuai dengan protokol keselamatan,” tambahnya.
Juru bicara Bandara Brisbane mengkonfirmasi bahwa penerbangan yang dialihkan tersebut mendarat dengan selamat dan penumpang ditawari akomodasi semalam. Penerbangan AirAsia X akan melanjutkan rute terjadwalnya ke Kuala Lumpur setelah pesawat dinilai dan dianggap aman untuk melanjutkan perjalanan.
“Penerbangan tersebut diperkirakan akan berangkat sekitar pukul 19.00 pada hari Senin (9/2),” kata juru bicara maskapai.
Berbicara kepada NewsWire, manajer umum AirAsia X, Benyamin Ismail, mengatakan bahwa pengalihan penerbangan sebagai tindakan pencegahan tersebut dilakukan sesuai dengan prosedur keselamatan operasional perusahaan.
“Awak penerbangan kami sangat terlatih dalam prosedur keselamatan dan mengambil tindakan yang tepat untuk masalah seperti ini. Para tamu terus diberi informasi oleh kru dan semuanya telah menerima voucher akomodasi dan makanan ketika pengaturan perjalanan sedang dilakukan. Kami dengan tulus berterima kasih kepada para penumpang atas kesabaran dan pengertian mereka selama situasi ini,” ungkap Benyamin. disadur dari: https://travel.detik.com/travel-news/d-8348184/tekanan-kabin-menghilang-pesawat-airasia-mendarat-darurat










