AIRFISH, MODA TRANSPORTASI BARU BATAM-SINGAPORE - Adulam Travel

Adulam Tours & Travel

AIRFISH, MODA TRANSPORTASI BARU BATAM-SINGAPORE

Facebook
Email
Pinterest
Telegram
WhatsApp
BLOG86 AIR FIST MODEL TRANSPORTASI BARU BATAM SINGAPORE

Batam – Traveler dari Batam menuju Singapura bakal melihat moda transportasi baru yang unik. AirFish namanya. Moda transportasi Hovercraft ini digadang-gadang memperkuat daya tarik Batam. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) Batam Ardiwinata mengatakan rencana pengoperasian AirFish sejatinya bukan hal baru.

“Ini sebenarnya sudah lama dibicarakan. Sekarang mulai mengerucut dan informasinya akan segera beroperasi. Dari sisi pariwisata, ini tentu sangat mendukung,” ujar Ardiwinata dikutip dari Antara, Senin (9/2/2026).

Ia mengatakan pembahasan sudah berlangsung sejak sekitar 2020 antara Kementerian Perhubungan, Badan Pengusahaan (BP) Batam, dan pihak pemerintah kota, yang saat itu masih dikenal dengan konsep ‘seaplane’.

Hovercraft AirFish dijadwalkan mulai beroperasi pada paruh kedua 2026, melayani rute Singapura-Batam dari Tanah Merah Ferry Terminal. Layanan ini dijalankan oleh ST Engineering AirX, hasil kolaborasi ST Engineering dengan startup Singapura Peluca, bekerja sama dengan operator feri BatamFast. Dengan kapasitas delapan penumpang dan dua kru, AirFish Voyager menawarkan waktu tempuh sekitar 25 menit, lebih cepat daripada feri konvensional, yang menempuh waktu sekitar 45 menit. Ardiwinata menilai AirFish berpotensi menjadi amenitas sekaligus transportasi baru yang memperkuat aksesibilitas Batam.

“Yang perlu ditinjau mungkin dari sisi perizinan dan ketentuan internasional. Tapi secara prinsip, ini sangat baik untuk Batam. Akses adalah salah satu dari 5A pariwisata, dan ini menjawab kebutuhan itu,” katanya. Menurutnya, pembangunan infrastruktur pendukung relatif tidak rumit karena dermaga dapat memanfaatkan fasilitas yang sudah ada.

“Untuk dermaga bisa memakai yang sudah ada, jadi pembangunan tidak sulit,” kata dia.

Ia menambahkan dengan waktu tempuh yang lebih singkat, Batam akan semakin kompetitif sebagai destinasi wisata dan tujuan bisnis. “Kajian untuk ini pasti sudah ada. Dulu juga pernah ada uji coba dan Batam sangat layak untuk mengoperasikan ini. Ini menambah kekuatan Batam sebagai kota pariwisata,” ujar Ardiwinata.

Operator feri regional BatamFast akan menjadi pihak pertama di dunia yang mengoperasikan AirFish Voyager secara komersial. BatamFast akan menyewa dan mengoperasikan wahana WIG berkapasitas 10 penumpang tersebut untuk rute feri antara Singapura dan Batam, Indonesia. Operasional perdana ditargetkan mulai pada paruh kedua 2026, dengan catatan telah memperoleh persetujuan regulator.

Kolaborasi antara ST Engineering AirX dan BatamFast juga menegaskan komitmen bersama untuk menjadikan teknologi Wing-in-Ground sebagai solusi mobilitas maritim generasi berikutnya di kawasan. Kedua perusahaan akan menjajaki peluang ekspansi ke berbagai destinasi baru di Asia Tenggara.

General Manager BatamFast, Chua Choon Leng, mengatakan peluncuran wahana inovatif ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih cepat, efisien, dan berkesan.

“Peluncuran wahana inovatif ini menegaskan komitmen BatamFast untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih cepat, efisien, dan berkesan. Ini sekaligus memperkuat posisi kami sebagai operator feri cepat terdepan di Asia, serta memperluas jangkauan dan dampak kami bagi komunitas pesisir dan wilayah sekitarnya,” ujarnya di situs resmi ST Engineering.

AirFish merupakan wahana transportasi berbasis teknologi Wing-in-Ground Effect (WIG) yang dirancang untuk menghadirkan mobilitas cepat, efisien, dan fleksibel di wilayah perairan. Dengan kemampuan melaju di atas permukaan laut, AirFish menjadi alternatif inovatif antara pesawat dan kapal laut.

Disadur dari: https://travel.detik.com/travel-news/d-8347731/airfish-moda-transportasi-baru-batam-singapura

Butuh Bantuan?

Hubungi Kami Sekarang

Layanan Tour & Travel